Monolog: Kisah Putih Ombak Pilu Bukan Halangan Yang Tak Dianggap Tawamu Yang Terakhir

Jumat, 09 Desember 2011

Seperti Mati Suri

Heem.. showeran gak yah? :|
Meratapi senja bertemankan hembusannya manja, tak dapat kurasa dengan tubuh yang lunglai tersisa, sempat berkata kepadanya, apa daya, tubuhku meronta-ronta. Tanpa suara. Tanpa semangat yang membara. Bak seorang pemabuk, walau ku tidaklah sibuk, berjalan dengan perasaan kantuk.

"Akhirnya sampai dirumah....", kataku beriring hembusan napas
"Baaang, aku pinjam komputernya yah?" terdengar sahutan antah berantah
"Iya, pakelah sana."

Tas melayang, bajuku terbang, berteman bayang-bayang seseorang yang hilang. Bingung. Terpaku membisu dalam senja itu. Merenung. Ku letakkan tubuh ini diatas istana malamku, pejamkan mata, dan hatiku berkata-kata.

"Dek, bangungkan abang jam 6 sore yah, mau tidur sebentar nih." masih sanggup 'tuk bersuara
"Okelah!" masih kudengar jawaban itu

Hingga tiba alam bawah sadar, harapku mulai pudar, terlelap dalam damainya, selamat tinggal semuanya.

Muahuahuahua... gue iseng nulis flash fiction nih. Ada yang mengerti maksud sebenarnya? Yap! Mungkin dipercakapannya terlihat jelas yah, kalo gue hari ini tidur sepulang sekolah. Sedikit cerita nih. Kemarin gue sama sekali gak ada tidur semalaman, atau lebih tepatnya jam 3 pagi baru tidur, hanya karena tugas. Ada 2 presentasi dan ulangan kimia. Walau sudah siap beberapa hari sebelumnya, tetep aja gue maunya harus bisa menguasai semua materi. Dan, alhamdulillah, di 2 presentasi itu gue dapat nilai 1. (Di Jerman nilai tertinggi 1, abis itu 2,3,4,5 dan terendah 6. Mirip dengan Indonesia yg kadang menerapkan nilai A, B, C gitu.) Untuk ulangan kimianya, lihat aja ntar, tapi gue yakin dapat nilai yang bagus juga. ^_^

Well, walaupun gue udah dibangunkan dengan adek pas jam 6 tadi, masih aja rasanya tidur itu kurang. Jadi yah, gue tidur lagi dan nggak minta bangunin. Muahuahua... Alhasil, gue terbangun jam 11 malam ini. Serasa abis mati suri gitu. Teringat belum mengemaskan buku untuk besok, belum menulis di blog dan belum goyang gayung ama kalian. Muahuahua ~(^_^)~

Yaaah! Sedikit puisi deh hasil ketiduran barusan. Dan seperti biasa, backsoundnya di putar yah. ^_^



Bayangmu pudar, bayangmu hilang
Kurasakan pedih mendalam
Diri hina nan malang
Bersenandung dikeheningan malam

Kerlipan cahaya tak kulihat
Malam kejam, malam yang kelam
Tersadar sesudah rehat
Tersandar, ku terdiam

Bertemankan kau, renungan
Bersandarkan kau, damai
Terbanglah wahai angan-angan
Kan kuraih, kan kugapai

Pelukan manja, betapa bahagianya
Bagai indah meraih cita
Kau, kalian dan semuanya
Yang kusayang, yang kucinta

Tetaplah bersamaku selamanya!

(Yang kusayang, yang kucinta karya Basith K. Adji)
Dilarang menyebarluaskan puisi ini tanpa izin penulis.

Bagikan Artikel di:

20 komentar:

  1. yang ku sayang yang ku cinta kini pergi berkalang tanah. Seperti rasa cinta ini seperti burung, kubiarkan hinggap tapi tak kubiarkan untuknya bersarang :D

    BalasHapus
  2. @Andaka PramadyaWohooo.. yang kucinta yang kusayang, kini telah menghilang, ibarat habis makan buah kedondong, terima kasih komentarnya dooong Muahuahua :P

    BalasHapus
  3. flash fictionnya bagus :)
    ambil kata2nya bagus, berasa baca buku novel beneran ^^

    BalasHapus
  4. Aku pernah dapet nilai 1 pas pelajaran matematika. Berarti nilaiku bagus banget yah... wkwkwk

    BalasHapus
  5. kpn sih flash fictionnya basith gk bagus

    BalasHapus
  6. Wah, mang anak Indonesia pinter2 dah, ga kalah ama naka sana gue yakin mah...
    Puisinya sekali lagi jempol (kaki)... mantap

    BalasHapus
  7. @Untje van WiebsMuahuahua.. yaa kalo una tinggal disini :P

    BalasHapus
  8. @hanifIni pertanyaan atau pernyataan hahaha yah, kalo orang bilang gak bagus :P

    BalasHapus
  9. Menghanyutkan, gue baca kaya lagi jadi bule naek ban pelampung melewati sungai amazon terus meletus ban nya, :))

    BalasHapus
  10. habis baca puisinya,rasanya tambah puyeng nih kepala..hahaaa,ga koq.
    puisinya jempol.
    aku ajah ga bisa bikin puisi seindah itu....

    BalasHapus
  11. yang penting semangat dulu lah. soal kimia mah itu mudah banget. buktinya saya sekarang jadi guru

    BalasHapus
  12. @rusydi hikmawanBerarti harus saya panggil pak guru nih :D

    BalasHapus
  13. Saya suka musik pianonya. ^__^

    BalasHapus

Komentar tidak melalui seleksi apapun. Jadi, ayo berkomentar! Tapi yang beretika yah. Terima kasih untuk tidak jadi Spammer. ^_^

newer posts older posts back home